0
10 Agu
Dikirim pada 10 Agustus 2009 di puisi hatiku

PUISI CINTA HABIBI

 

Puisi Cinta Habibi

Dalam diam tak bersuara
Namamu mengalir bersama derasnya aliran darahku
Meresap ke dalam sel tubuhku
Terpercikkan getaran di hati
Terasa, dalam ketiadaan yang ada
Setelah sekian lama; Karenamu, Dinda.

Kala memandangmu
Mulutku membisu terkunci tatapanmu
Darahku serasa berhenti mengalir
oleh buaian atmosfer yang entah mengapa seolah membeku
Kala kau menyapaku
Jantung ini tak terkendali menghentak dadaku
Melayang. Terbuai alunan nyanyian dari surga.
Tersampaikan angin. Terasa begitu.

Cintaku padamu getarkan seluruh tubuhku
Berkembang dan terus mengembang
Menahan dan terus bertahan

Bayangmu selalu ada dalam ketiadaan
Menjelma kala terjaga dan tiada
Kupejamkan mata demi membayangkanmu
Kubuka mata untuk melihatmu
Dalam kegelapan hadirmu pecahkan kehitaman gelap
Dalam terang, sosokmu menaungi kesilauan cahaya yang menyakitiku

Melihatmu aku terhibur
Merindumu aku terkubur
Tanpamu aku tanpa apa dan siapa
Bersamamu; Kurasakan surga Tuhan

Hari-hari tergulirkan
Aku sedang mencinta
Mencintaimu, cintaku...



Dikirim pada 10 Agustus 2009 di puisi hatiku
comments powered by Disqus
Profile

AKU HANYA SEORANG MUSLIMAH YANG PERNAH MERASA GAGAL UNTUK MENJADI SEORANG MUSLIMAH YANG BAIK TAPI AKU YAKIN AKN ADA CAHAYA YANG TERANG DALAM HIDUPKU JIKA AKU INGIN MERUBAH DAN KEMBALI PADANYA, AKU HANYA SEORANG HAMBA YANG SELALU BERBUAT KESALAHAN TAPI HAMBA YANG CEPAT MENGAKUI KESALAHAN ADALAH SESEORANG YANG BERANI DAN BERUSAHA INGIN BERUBAH UNTUK MENJADI LEBIH BAIK LAGI AMIN,,,,, More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 79.414 kali


connect with ABATASA